Palangka Raya – Tim debat dari Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI), Fakultas Syariah UIN Palangka Raya, sukses meraih Juara 1 dalam Lomba Debat Hukum se-Kalimantan Tengah yang menjadi salah satu rangkaian utama Olimpiade Fakultas Syariah dan Hukum 2025. Kegiatan ini berlangsung pada 14–19 November 2025.
Tim UIN Palangka Raya yang beranggotakan Muhammad Syar’i Ramadhoni, Ahmad Rifki, dan Annisa Rahmawati tampil impresif sepanjang kompetisi. Mereka menunjukkan penguasaan isu-isu hukum aktual, analisis yang terukur, serta argumen yang tersusun rapi. Pada sesi debat utama, tim ini berhasil meraih juara 1 setelah mengalahkan tim dari Universitas Palangka Raya, melalui penyampaian argumen yang dinilai lebih kuat, substansial, dan relevan.
Dewan juri memberikan penilaian tinggi atas ketajaman tim UIN dalam membaca isu hukum, kemampuan menjawab serangan argumen, serta ketegasan mereka mempertahankan posisi. Kombinasi pemahaman regulasi, retorika, dan kejelasan penyampaian menjadi faktor penentu kemenangan.
Capaian ini tidak hanya menambah prestasi mahasiswa UIN Palangka Raya, tetapi juga menunjukkan bahwa mahasiswa UIN mampu bersaing secara kompetitif dalam forum akademik tingkat provinsi. Prestasi tersebut menjadi bukti peningkatan kualitas akademik mahasiswa, khususnya dalam bidang hukum yang menuntut ketelitian berpikir dan kecermatan analisis.
Pihak penyelenggara Olimpiade Fakultas Syariah dan Hukum 2025 berharap kompetisi semacam ini dapat memperkuat budaya ilmiah di lingkungan mahasiswa hukum di Kalimantan Tengah, sekaligus menjadi ruang bagi generasi muda untuk terus mengasah kemampuan kritis dan membangun tradisi debat yang sehat dan berkualitas. (Mi)


Tinggalkan Balasan