Follow our social media!


Semangat Pejuang Dayak Hadir di Rawa Fest 2025 Lewat Tari Kinyah Mandau Tunggal

Palangka Raya, 19 September 2025 — Dentuman musik khas Dayak menggema di kawasan Objek Wisata Air Hitam Sebangau, saat para penari pria menampilkan aksi energik dalam lomba tari Kinyah Mandau Tunggal. Lomba ini menjadi salah satu agenda utama Rawa Fest Ecotourism 2025, yang diselenggarakan oleh Generasi Pesona Indonesia (GenPI) Palangka Raya pada 18–21 September 2025.

Tari Kinyah Mandau Tunggal merupakan tarian tradisional suku Dayak Kalimantan Tengah yang sarat makna kepahlawanan. Gerakannya menampilkan kombinasi antara seni perang, bela diri, dan teatrikal, mencerminkan keberanian serta jiwa pantang menyerah para leluhur.

Penampilan para penari pria dengan pakaian adat dan senjata tradisional mandau menambah kesan heroik di atas panggung. Setiap ayunan tangan dan langkah kaki menggambarkan semangat juang dan kedisiplinan, sekaligus menjadi simbol kehormatan bagi suku Dayak.

Rawa Fest Ecotourism sendiri tidak hanya menonjolkan sisi budaya, tetapi juga mengangkat potensi wisata alam rawa di Palangka Raya. Kegiatan ini menggabungkan unsur ekowisata, seni tradisional, dan pemberdayaan masyarakat, menjadikannya salah satu ajang penting untuk mempromosikan kekayaan budaya dan lingkungan Kalimantan Tengah.

Dengan antusiasme tinggi dari peserta dan penonton, kegiatan ini menjadi bukti bahwa seni tradisional masih hidup dan terus diwariskan lintas generasi, menjadi kebanggaan bagi masyarakat Palangka Raya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *