Barito Selatan – Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Barito Selatan secara resmi menyerahkan 42 titik dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada Pemerintah Kabupaten Barito Selatan melalui Ketua Satgas BGN Barito Selatan. Penyerahan ini menjadi langkah strategis dalam memperluas jangkauan layanan pemenuhan gizi masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Koordinator Wilayah (Korwil) BGN Barito Selatan, Fitri Ayu Andila, menyampaikan bahwa 42 titik dapur tersebut terdiri dari 6 dapur aglomerasi dan 36 dapur terpencil yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Barito Selatan. Seluruh titik dapur dirancang untuk mampu melayani penerima manfaat, baik peserta didik maupun non-peserta didik sesuai dengan ketentuan program MBG.
“Penyerahan ini merupakan bentuk sinergi dan komitmen bersama antara BGN dan Pemerintah Daerah agar pelaksanaan program MBG berjalan optimal, tepat sasaran, serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Fitri Ayu Andila dalam keterangannya.
Menurutnya, keberadaan dapur MBG tidak hanya berfungsi sebagai pusat penyediaan makanan bergizi, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi lokal. Program ini diharapkan mampu menyerap tenaga kerja setempat dan memberdayakan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sekitar titik dapur.
“Kami memastikan bahwa operasional dapur melibatkan tenaga kerja lokal dan membuka ruang kolaborasi dengan UMKM, mulai dari penyedia bahan pangan hingga distribusi. Dengan demikian, manfaat program ini tidak hanya dirasakan dari sisi kesehatan dan gizi, tetapi juga dari sisi ekonomi masyarakat,” tambahnya.
Sebaran dapur terpencil menjadi perhatian khusus BGN Barito Selatan agar akses layanan gizi dapat menjangkau wilayah yang selama ini memiliki keterbatasan akses. Hal ini diharapkan mampu memperkecil kesenjangan layanan antarwilayah di Kabupaten Barito Selatan.
BGN Barito Selatan bersama Pemerintah Kabupaten Barito Selatan akan terus melakukan pengawasan dan evaluasi berkala untuk memastikan standar operasional, kualitas makanan, serta ketepatan sasaran penerima manfaat tetap terjaga.
Melalui kolaborasi ini, BGN Barito Selatan berharap program MBG dapat menjadi salah satu motor penggerak peningkatan kualitas sumber daya manusia sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Barito Selatan secara berkelanjutan.(MI)


Tinggalkan Balasan