Follow our social media!


Palangka Raya Catat Angka Kemiskinan 3,52 Persen, Terendah Kedua di Kalteng

Palangka Raya – Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, menyampaikan bahwa Kota Palangka Raya kembali mencatat capaian positif dalam upaya penanggulangan kemiskinan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis tahun 2024, persentase penduduk miskin di Palangka Raya berada pada angka 3,52 persen, menjadikannya daerah dengan angka kemiskinan terendah kedua di Kalimantan Tengah setelah Kabupaten Lamandau.

Wakil Wali Kota menyebut capaian tersebut merupakan hasil konsistensi Pemerintah Kota dalam memperkuat layanan dasar serta memperluas akses ekonomi bagi masyarakat.

“Angka kemiskinan 3,52 persen menunjukkan bahwa berbagai program nyata yang kita jalankan memberi dampak. Ini buah dari kerja kolektif, bukan hanya pemerintah, tetapi juga dukungan masyarakat dan dunia usaha,” ujarnya, Rabu (25/11/2025).

Ia menjelaskan bahwa stabilnya pertumbuhan ekonomi Palangka Raya dalam beberapa tahun terakhir turut memberikan kontribusi signifikan terhadap penurunan angka kemiskinan. Catatan BPS menunjukkan bahwa ekonomi Palangka Raya tumbuh di atas rata-rata beberapa daerah lain di Kalteng, membuka lebih banyak ruang kerja dan peluang usaha.

Program strategis seperti penguatan UMKM, bantuan sosial terarah, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, serta pelatihan tenaga kerja menjadi bagian penting dari upaya komprehensif Pemerintah Kota dalam menekan angka kemiskinan.

“Pendekatan kita tidak hanya karitatif, tetapi juga produktif mendorong warga untuk naik kelas dan memperkuat kemandirian ekonomi,” tambah Zaini.

Pemko Palangka Raya juga memperkuat akurasi data melalui pembaruan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) agar penyaluran bantuan tepat sasaran. Selain itu, kolaborasi dengan kelurahan, RT/RW, serta berbagai lembaga sosial terus ditingkatkan untuk memastikan kebijakan benar-benar menjangkau kelompok rentan.

Zaini berharap tren penurunan angka kemiskinan dapat terus dipertahankan. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota berkomitmen menjaga stabilitas ekonomi, membuka lapangan kerja, dan memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam pembangunan.

“Kita ingin seluruh masyarakat merasakan hasil pembangunan. Dengan kerja bersama, saya yakin Palangka Raya dapat semakin memperkuat posisinya sebagai kota dengan kualitas hidup terbaik di Kalteng,” pungkasnya.(Citra.id/MI/ndk)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *